Tuesday, December 8, 2015

Hari Pertama.

Kelas: Ld32
Dosen: Simon Mangatur Tampubolon, S.Th., S.Pdk., M.A.
Waktu : Kamis, 29 oktober 2015
Pukul : 08:00-08:45
Lokasi : SMP Dewi Sartika
Jumlah siswa/ peseta : 8 orang
Hadir :

Ketua

       1. Permata Adinda

Anggota  

  1. Farah Febriani
  2. Stephanie
  3. Safira Anjani
  4. Muhammad Rizky Masrial
  5. Shaira Ganda
  6. Ahmad Aga Firdaus
  7. Vemby Radianto
Anggota yang tidak hadir :

                 Saya  dan teman sekelompok Character building agama mencoba ke suatu sekolah di daerah kebayoran yaitu SMP Dewi Sartika untuk memberi penyuluhan "Autism is not a joke" tepatnya di kelas IX A. Pertama-tama kami meminta izin kepada guru yang ada di ruang guru SMP tersebut pada waktu itu. Kebetulan kelompok kita datang pagi yaitu sekitar jam 8 dan segera dapat masuk untuk melakukan sosialiasi tersebut. Selanjutnya kami masuk kelas tersebut, awalnya kami bertanya siapa diantara mereka yang pernah memakai kata autis untuk bercandaan. Ternyata respon anak SMP Dewi sartika itu adaalah main salah-salahan dan tidak mengakuinya. Yang ketiga kita memberikan penyuluhan apakah autis itu dan apa definisi bullying itu yang biasa kita tanpa sadar melakukannya. Yang keempat kita memberikan penjelaskan bahwa orang autis sangat merasa sedih mendengar kata-kata autis tersebut malah di jadikan becandaan untuk orang yang normal. Kemudian kita memberitahu contoh-contoh tokoh yang terkena autis namun bisa lebih berhasil daripada yang normal. Terakhir kita memberikan kesimpulan dan mewanti-wanti lagi mereka untuk tidak membuat jokes dari kata autis lagi.  Dan kita semua mendapat pelajaran berharga tentang ilmu psikologis dan tentang autisme.
Kami memberi penyuluhan ini agar anak-anak SMP pada umumnya masih menganggap autisme adalah bahan candaan yang seharusnya tidak menjadi bahan candaan.
Kami memberitahu penyebab autisme, sifat anak autisme, dan cara berbaur atau bermain dengan mereka karena autisme itu tidaklah salah.
Pada akhirnya anak-anak tersebut mengerti dan tidak akan bercanda dengan kata autisme.
Lalu, kita membagikan stiker-stiker yg berkatakan "Autism is not a joke."
semoga dengan ini mereka bisa berhenti menggunakan autis sebagai bahan lelucon.







Permata Adinda -membuat sticker dan mengawasi penyuluhan serta memberikan arahan bagi anggota lain
Farah Febriani - membantu memberikan penyuluhan dan membuat presentasi autism is not a joke
Stephanie - membantu membuat presentasi dan menyuluhkan secara baik ke siswa-siswi SMP
Safira Anjani - membantu menyuluhkan serta membagikan sticker.
Muhammad Rizky Masrial -mendokumantasikan setiap penyuluhan serta membatu memberikan transport
Shaira Ganda - membatu membagikan sticker serta membatu memberikan penyuluhan dan memberikan transport
Ahmad Aga Firdaus - membantu memberikan penyuluhan secara baik dan benar.
Vemby Radianto - membantu memberikan penyuluhan secara baik dan benar.

No comments:

Post a Comment